DENOJO

Assalamu'alaikum wr wb
Salam sejahtera bagi kita semua , shalom om swastiastu ,namo budaya , salam kebajikan . Rahayu Rahayu Rahayu sedoyo .

Hai,  bertemu lagi dengan coretan saya disini.
Saya berfikir kenapa setiap ada kawan yang bertanya saya anak mana dan kujawab " dinoyo "
seketika yang ada di ingatan mereka adalah sebuah kampung yg terkenal dengan blantik, adu doro, stren kali yang jorok, kampunge arek urakan,  kampunge arek nakal,  bahkan dulu semasa saya masih sekolah ada sebuah pojok prostitusi.
Lengkap sih tapi memalukan sebenarnya, tidak ada yg bisa dibanggakan dari kampung saya lahir dan dibesarkan.

Seiring berjalannya waktu ketika saya mulai didapuk sebagai salah satu orang yang terpaksa dan mau tidak mau menjadi ketua rt setempat.
Ya, diusia saya yang dibilang muda juga tidak tua juga belum begitu lah hehehe.
Singkat cerita saya tertantang sendiri apa yang bisa saya lakukan dan persembahkan di masa ini.  Di masa era milenial ini setiap orang berlomba membuat inovasi dan kemajuan untuk kampung.

Saya berfikir kenapa saya tidak bisa toh saya masih sanggup untuk menggerakkan kaki,  tangan dan mencurahkan pikiran saya demi nama kampung Dinoyo ini.
Image underdog yang terlanjur tertanam di sebagian orang di surabaya apalagi jika mereka pernah tinggal di sini di masa-masa kampung kami banyak kasus pidana.
Yang teringat jika pagi ada loper koran memorandum lewat dengan lantang berteriak mempromosikan korannya dengan kasus warga Dinoyo.  Seperti ini ia berteriak " Dinoyo Dinoyo onok kasus maling ketangkep arek dinoyo.... " ya seperti itulah yg selalu terngiang ketika ada loper koran lewat berpromosi.

Sekarang di era digital berita itu tidak perlu diteriakkan lantang disepanjang jalan,  cukup memakai handphone dan jari anda saja sudsh bisa menjangkau seluruh penjuru dunia.

Ya Image underdog itu yg saya ingin memupusnya dari kampung Dinoyo ini.  Dengan didorong keberanian arek suroboyo,  sedikit - sedikit mulai menghimpun arek - arek kreativ di kampung kecil saya terlebih dahulu.

Kreativitas apapun yang bisa mereka buat akan saya dukung . Mulai dari ukm Sule Syifa,  Neow Craft,  Andro 3D creator and desighn,  Kopi Si Mbah,  Bayu Craft dan masih akan ada banyak lagi karya karya dari arek dinoyo ini yang akan bermunculan.

Beruntungnya lagi saya bertugas sebagai Fasilitator Lingkungan di Kelurahan Keputran juga memegang amanah dari Motivator Surabaya Pusat mas Adi Candra dan Koordinator Wilayah Surabaya Pusat Ibu Ismuninggar DKRTH Surabaya untuk menjadikan sebuah kampung Iconic di Kelurahan Keputran.

Dengan proses yang lumayan berat dan banyak konflik akhirnya pada hari senin 12 Agustus 2019 saya,  patner saya Tommy Priyo dan Tim Kreativ Kampung Dinoyo yaitu Mas Andro,  mas Yanuar dan rekan - rekan pemuda kampung.  Memberanikan diri melabel kampung kami dengan sebutan.....

KAMPUNG BUDAYA

" DENOJO "
A Little Town Of Keputren

Perwujudan kampung berbudaya dan uri2 budaya jawa yang ramah lingkungan,sehat dalam meningkatkan budi pekerti dan ekonomi warga


Bismillah semoga ini awal yang baik untuk Kampung Dinoyo dan Sejarah Kota Surabaya .

wassalamu'alaikum wr wb


Surabaya,  19 Agustus 2019

Indri - Dinoyo

#TIDAK ADA KARYA TANPA JERIH PAYAH#





Comments